Profil Penulis

Di ujung paling belakang halaman buku yang kami terbitkan, seringkali menayangkan riwayat singkat penulisnya. Kami membagikan informasi perihal mereka di sini yang kami nukil dari buku-buku karyanya…

Judul Anda Pergi ke Sini

Your content goes here. Edit or remove this text inline or in the module Content settings. You can also style every aspect of this content in the module Design settings and even apply custom CSS to this text in the module Advanced settings.

Ephie Shilma

 

Novel karya EPHIE SHILMA sebelumnya :

  1. The Girl In The Dark Labyrinth
  2. Lea’s Mask
  3. Reborn
  4. Travelea
  5. Syathana (Yang Tak Kasat Mata)
  6. Pesan Untuk Keith

 

Kini EPHIE SHILMA mencoba menulis novel ketujuh, Syathana 2, novel bergenre horor yang merupakan kisah nyata misteri kiriman dari para kontributor dan juga kisah pengalamannya sendiri.

Ibu rumah tangga kelahiran Jepara (Jawa Tengah) pada tanggal 30 September 1981 ini, kini tinggal bersama suami dan anak-anaknya di Eindhoven, Belanda, sejak 26 Desember 2014.

Kunjungi EPHIE SHILMA di :

  • akun Facebook EPHIE SHILMA
  • akun Instagram EPHIE SHILMA

Silahkan hubungi WA +6281225705444 untuk memesan hovel-novelnya.

Aminudin

Lahir di Blitar, 13 Juni 1976 ini adalah seorang guru Bahasa Indonesia di SMKN 1 Blitar dan pembimbing ekstra jurnalis dan penulisan karya tulis ilmiah. Akan tetapi, dia juga seorang pecinta dunia tulis menulis. Debut kepenulisannya yakni menulis cerita misteri di sebuah majalah. Karya pertama yang termuat adalah Pengakuan Sonib pada tahun 1996, menyusul beberapa karya lain berupa cermis dan cerpen. Hasil karya yang sudah di bukukan antara lain. Fiksi: Bangunan di Ujung Jalan Tusuk Sate, Gris dan Seila, serta Berburu Cincin Sulaiman. Selain dalam bentuk cetak, karya tersebut sudah bisa dibaca di media online seperti Wattpad. Sedangkan karya non fiksi: Sejarah Perjalanan Persatuan Pendidikan Pondok Pesantren Al Muslihuun (Sebuah refleksi nilai sejarah dan harapan dan Kreatif Menulis Hasil Riset Sederhana. Selain itu juga menulis artikel-artikel pendidikan yang termuat di beberapa media-media pendidikan lokal maupun nasional. Ada beberapa buku juga sudah ditulis, seperti cerita anak, cerita misteri atau kumpulan 500 pantun motivasi bagi pelajar. Akan tetapi, buku-buku tersebut masih belum terpublikasikan, masih menjadi bagian keisengan menulis di sela-sela waktu mengajar. Namun suatu saat akan dipublikasikan. Demikian halnya buku Racau adalah kumpulan dari cerita yang berserakan pada sepuluh tahun terakhir, kemudian dikumpulkan dan diedit pada masa pandemi Covid-19.●